Koperasi adalah organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama.[1] Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.[2]
Prinsip koperasi adalah suatu sistem ide-ide abstrak yang merupakan petunjuk untuk membangun koperasi yang efektif dan tahan lama.[3] Prinsip koperasi terbaru yang dikembangkan International Cooperative Alliance (Federasi koperasi non-pemerintah internasional) adalah
• Keanggotaan yang bersifat terbuka dan sukarela
• Pengelolaan yang demokratis,
• Partisipasi anggota dalam ekonomi,
• Kebebasan dan otonomi,
• Pengembangan pendidikan, pelatihan, dan informasi.[4]
Di Indonesia sendiri telah dibuat UU no. 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian. Prinsip koperasi menurut UU no. 25 tahun 1992 adalah:
• Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
• Pengelolaan dilakukan secara demokrasi
• Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan jasa usaha masing-masing anggota
• Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal
• Kemandirian
• Pendidikan perkoperasian
• Kerjasama antar koperasi
Bentuk dan Jenis Koperasi
Jenis Koperasi menurut fungsinya
• Koperasi pembelian/pengadaan/konsumsi adalah koperasi yang menyelenggarakan fungsi pembelian atau pengadaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan anggota sebagai konsumen akhir. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pembeli atau konsumen bagi koperasinya.
• Koperasi penjualan/pemasaran adalah koperasi yang menyelenggarakan fungsi distribusi barang atau jasa yang dihasilkan oleh anggotanya agar sampai di tangan konsumen. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pemasok barang atau jasa kepada koperasinya.
• Koperasi produksi adalah koperasi yang menghasilkan barang dan jasa, dimana anggotanya bekerja sebagai pegawai atau karyawan koperasi. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pekerja koperasi.
• Koperasi jasa adalah koperasi yang menyelenggarakan pelayanan jasa yang dibutuhkan oleh anggota, misalnya: simpan pinjam, asuransi, angkutan, dan sebagainya. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pengguna layanan jasa koperasi.
Apabila koperasi menyelenggarakan satu fungsi disebut koperasi tunggal usaha (single purpose cooperative), sedangkan koperasi yang menyelenggarakan lebih dari satu fungsi disebut koperasi serba usaha (multi purpose cooperative).
Jenis koperasi berdasarkan tingkat dan luas daerah kerja
• Koperasi Primer
Koperasi primer ialah koperasi yang yang minimal memiliki anggota sebanyak 20 orang perseorangan.
• Koperasi Sekunder
Adalah koperasi yang terdiri dari gabungan badan-badan koperasi serta memiliki cakupan daerah kerja yang luas dibandingkan dengan koperasi primer. Koperasi sekunder dapat dibagi menjadi :
• koperasi pusat - adalah koperasi yang beranggotakan paling sedikit 5 koperasi primer
• gabungan koperasi - adalah koperasi yang anggotanya minimal 3 koperasi pusat
• induk koperasi - adalah koperasi yang minimum anggotanya adalah 3 gabungan koperasi
Jenis Koperasi menurut status keanggotaannya
• Koperasi produsen adalah koperasi yang anggotanya para produsen barang/jasa dan memiliki rumah tangga usaha.
• Koperasi konsumen adalah koperasi yang anggotanya para konsumen akhir atau pemakai barang/jasa yang ditawarkan para pemasok di pasar.
Kedudukan anggota di dalam koperasi dapat berada dalam salah satu status atau keduanya. Dengan demikian pengelompokkan koperasi menurut status anggotanya berkaitan erat dengan pengelompokan koperasi menurut fungsinya.
Keunggulan koperasi
Kemungkinan koperasi untuk memperoleh keunggulan komparatif dari perusahaan lain cukup besar mengingat koperasi mempunyai potensi kelebihan antara lain pada skala ekonomi, aktivitas yang nyata, faktor-faktor precuniary, dan lain-lain.
Kewirausahaan koperasi
Kewirausahaan koperasi adalah suatu sikap mental positif dalam berusaha secara koperatif, dengan mengambil prakarsa inovatif serta keberanian mengambil risiko dan berpegang teguh pada prinsip identitas koperasi, dalam mewujudkan terpenuhinya kebutuhan nyata serta peningkatan kesejahteraan bersama.[5] Dari definisi tersebut, maka dapat dikemukakan bahwa kewirausahaan koperasi merupakan sikap mental positif dalam berusaha secara koperatif[5]
Tugas utama wirakop adalah mengambil prakarsa inovatif, artinya berusaha mencari, menemukan, dan memanfaatkan peluang yang ada demi kepentingan bersama.[5] Kewirausahaan dalam koperasi dapat dilakukan oleh anggota, manajer birokrat yang berperan dalam pembangunan koperasi dan katalis, yaitu orang yang peduli terhadap pengembangan koperasi.[5]
Pengurus
Pengurus koperasi dipilih dari kalangan dan oleh anggota dalam suatu rapat anggota.[6] Ada kalanya rapat anggota tersebut tidak berhasil memilih seluruh anggota Pengurus dari kalangan anggota sendiri.[6] Hal demikian umpamanya terjadi jika calon-calon yang berasal dari kalangan-kalangan anggota sendiri tidak memiliki kesanggupan yang diperlukan untuk memimpin koperasi yang bersangkutan, sedangkan ternyata bahwa yang dapat memenuhi syarat-syarat ialah mereka yang bukan anggota atau belum anggota koperasi (mungkin sudah turut dilayani oleh koperasi akan tetapi resminya belum meminta menjadi anggota).[6]
Koperasi di Indonesia
Koperasi di Indonesia, menurut UU tahun 1992, didefinisikan sebagai badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip-prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.[4] Di Indonesia, prinsip koperasi telah dicantumkan dalam UU No. 12 Tahun 1967 dan UU No. 25 Tahun 1992.[4]
Prinsip koperasi di Indonesia kurang lebih sama dengan prinsip yang diakui dunia internasional dengan adanya sedikit perbedaan, yaitu adanya penjelasan mengenai SHU (Sisa Hasil Usaha).[4]
Sejarah koperasi di Indonesia
Logo Gerakan Koperasi Indonesia
Sejarah singkat gerakan koperasi bermula pada abad ke-20 yang pada umumnya merupakan hasil dari usaha yang tidak spontan dan tidak dilakukan oleh orang-orang yang sangat kaya.[7] Koperasi tumbuh dari kalangan rakyat, ketika penderitaan dalam lapangan ekonomi dan sosial yang ditimbulkan oleh sistem kapitalisme semakin memuncak.[7] Beberapa orang yang penghidupannya sederhana dengan kemampuan ekonomi terbatas, terdorong oleh penderitaan dan beban ekonomi yang sama, secara spontan mempersatukan diri untuk menolong dirinya sendiri dan manusia sesamanya.[7]
Pada tahun 1896 seorang Pamong Praja Patih R.Aria Wiria Atmaja di Purwokerto mendirikan sebuah Bank untuk para pegawai negeri (priyayi).[7] Ia terdorong oleh keinginannya untuk menolong para pegawai yang makin menderita karena terjerat oleh lintah darat yang memberikan pinjaman dengan bunga yang tinggi.[7] Maksud Patih tersebut untuk mendirikan koperasi kredit model seperti di Jerman.[7] Cita-cita semangat tersebut selanjutnya diteruskan oleh De Wolffvan Westerrode, seorang asisten residen Belanda.[8] De Wolffvan Westerrode sewaktu cuti berhasil mengunjungi Jerman dan menganjurkan akan mengubah Bank Pertolongan Tabungan yang sudah ada menjadi Bank Pertolongan, Tabungan dan Pertanian.[7] Selain pegawai negeri juga para petani perlu dibantu karena mereka makin menderita karena tekanan para pengijon.[7] Ia juga menganjurkan mengubah Bank tersebut menjadi koperasi.[7] Di samping itu ia pun mendirikan lumbung-lumbung desa yang menganjurkan para petani menyimpan pada pada musim panen dan memberikan pertolongan pinjaman padi pada musim paceklik.[7] Ia pun berusaha menjadikan lumbung-lumbung itu menjadi Koperasi Kredit Padi.[7] Tetapi Pemerintah Belanda pada waktu itu berpendirian lain. Bank Pertolongan, Tabungan dan Pertanian dan Lumbung Desa tidak dijadikan Koperasi tetapi Pemerintah Belanda membentuk lumbung-lumbung desa baru, bank –bank Desa , rumah gadai dan Centrale Kas yang kemudian menjadi Bank Rakyak Indonesia (BRI).[7] Semua itu adalah badan usaha Pemerntah dan dipimpin oleh orang-orang Pemerintah.[7]
Pada zaman Belanda pembentuk koperasi belum dapat terlaksana karena:[9]
1. Belum ada instansi pemerintah ataupun badan non pemerintah yang memberikan penerangan dan penyuluhan tentang koperasi.
2. Belum ada Undang-Undang yang mengatur kehidupan koperasi.
3. Pemerintah jajahan sendiri masih ragu-ragu menganjurkan koperasi karena pertimbangan politik, khawatir koperasi itu akan digunakan oleh kaum politik untuk tujuan yang membahayakan pemerintah jajahan itu.
Pada tahun 1908, Budi Utomo yang didirikan oleh Dr. Sutomo memberikan peranan bagi gerakan koperasi untuk memperbaiki kehidupan rakyat.[8] Pada tahun 1915 dibuat peraturan Verordening op de Cooperatieve Vereeniging, dan pada tahun 1927 Regeling Inlandschhe Cooperatieve.[8]
Pada tahun 1927 dibentuk Serikat Dagang Islam, yang bertujuan untuk memperjuangkan kedudukan ekonomi pengusah-pengusaha pribumi.[8] Kemudian pada tahun 1929, berdiri Partai Nasional Indonesia yang memperjuangkan penyebarluasan semangat koperasi.[8]
Namun, pada tahun 1933 keluar UU yang mirip UU no. 431 sehingga mematikan usaha koperasi untuk yang kedua kalinya.[9] Pada tahun 1942 Jepang menduduki Indonesia.[9] Jepang lalu mendirikan koperasi kumiyai.[9] Awalnya koperasi ini berjalan mulus.[9] Namun fungsinya berubah drastis dan menjadi alat Jepang untuk mengeruk keuntungan, dan menyengsarakan rakyat Indonesia.[9]
Setelah Indonesia merdeka, pada tanggal 12 Juli 1947, pergerakan koperasi di Indonesia mengadakan Kongres Koperasi yang pertama di Tasikmalaya.[9] Hari ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Koperasi Indonesia.[9]
Fungsi dan peran koperasi Indonesia
Menurut Undang-undang No. 25 tahun 1992 Pasal 4 dijelaskan bahwa koperasi memiliki fungsi dan peranan antara lain yaitu mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota dan masyarakat, berupaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia, memperkokoh perekonomian rakyat, mengembangkan perekonomian nasional, serta mengembangkan kreativitas dan jiwa berorganisasi bagi pelajar bangsa.[3]
Koperasi berlandaskan hukum
Koperasi berbentuk Badan Hukum menurut Undang-Undang No.12 tahun 1967 adalah [Organisasi]] ekonomi rakyat yang berwatak sosial, beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama, berdasarkan asas kekeluargaan.[10] Kinerja koperasi khusus mengenai perhimpunan, koperasi harus bekerja berdasarkan ketentuan undang-undang umum mengenai organisasi usaha (perseorangan, persekutuan, dsb.) serta hukum dagang dan hukum pajak.[11]
Arti Lambang Koperasi
Arti dari Lambang :
No Lambang Arti
1 Perisai Upaya keras yang ditempuh secara terus menerus. Hanya orang yang pekerja keras yang bisa menjadi calon Anggota dengan memenuhi beberapa persyaratannya.
2 Rantai (di sebelah kiri) Ikatan kekeluargaan, persatuan dan persahabatan yang kokoh. Bahwa anggota sebuah Koperasi adalah Pemilik Koperasi tersebut, maka semua Anggota menjadi bersahabat, bersatu dalam kekeluargaan, dan yang mengikat sesama anggota adalah hukum yang dirancang sebagai Anggaran Dasar (AD) / Anggaran Rumah Tangga (ART) Koperasi. Dengan bersama-sama bersepakat mentaati AD/ART, maka Padi dan Kapas akan mudah diperoleh.
3 Kapas dan Padi (di sebelah kanan) Kemakmuran anggota koperasi secara khusus dan rakyat secara umum yang diusahakan oleh koperasi. Kapas sebagai bahan dasar sandang (pakaian), dan Padi sebagai bahan dasar pangan (makanan). Mayoritas sudah disebut makmur-sejahtera jika cukup sandang dan pangan.
4 Timbangan Keadilan sosial sebagai salah satu dasar koperasi. Biasanya menjadi simbol hukum. Semua Anggota koperasi harus adil dan seimbang antara "Rantai" dan "Padi-Kapas", antara "Kewajiban" dan "Hak". Dan yang menyeimbangkan itu adalah Bintang dalam Perisai.
5 Bintang Dalam perisai yang dimaksud adalah Pancasila, merupakan landasan ideal koperasi. Bahwa Anggota Koperasi yang baik adalah yang mengindahkan nilai-nilai keyakinan dan kepercayaan, yang mendengarkan suara hatinya. Perisai bisa berarti "tubuh", dan Bintang bisa diartikan "Hati".
6 Pohon Beringin Simbol kehidupan, sebagaimana pohon dalam Gunungan wayang yang dirancang oleh Sunan Kalijaga. Dahan pohon disebut kayu (dari bahasa Arab "Hayyu"/kehidupan). Timbangan dan Bintang dalam Perisai menjadi nilai hidup yang harus dijunjung tinggi.
7 Koperasi Indonesia Koperasi yang dimaksud adalah koperasi rakyat Indonesia, bukan Koperasi negara lain. Tata-kelola dan tata-kuasa perkoperasian di luar negeri juga baik, namun sebagai Bangsa Indonesia harus punya tata-nilai sendiri.
8 Warna Merah Putih Warna merah dan putih yang menjadi background logo menggambarkan sifat nasional Indonesia.
Referensi
1. ^ (Inggris)O'Sullivan, Arthur (2003). Economics: Principles in action. Upper Saddle River, New Jersey 07458: Pearson Prentice Hall. hlm. 202. ISBN 0-13-063085-3.
2. ^ Ningsih, Murni Iran Koperasi
3. ^ a b Hans, Prinsip-prinsip Koperasi dan Undang-undang Koperasi, Direktorat Jenderal Koperasi, 1980
4. ^ a b c d Hendar & Kusnadi, Ekonomi Koperasi, Lembaga Penerbit FEUI, 2005, hal 18-23
5. ^ a b c d Hendar & Kusnadi, Ekonomi Koperasi, Lembaga Penerbit FEUI, 2005, hal 206-216
6. ^ a b c Djazh, Dahlan Pengtahuan Koprasi (Jakarta: PN Balai Pustaka, 1980) hlm. 162,163
7. ^ a b c d e f g h i j k l m Djazh, Dahlan Pengetahuan Koperasi (Jakarta: PN Balai Pustaka, 1980) hlm. 16
8. ^ a b c d e [1], Kementrian Koperasi dan UKM, 24 Juni 2011
9. ^ a b c d e f g h Djazh, Dahlan Pengtahuan Perkoprasian (Jakarta: PN Balai Pustaka, 1977) hlm. 26,27
10. ^ Nunkener, Hans M Hukum Koperasi (Bandung: Alumni, 1981) hlm.12
11. ^ Chaniago, Arifinal Ekonomi dan Koperasi(Bandung : CV Rosda Bandung 1983) hlm. 29
12. Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Koperasi
Minggu, 06 November 2011
Minggu, 26 Juni 2011
Noun Clause
Noun Clause adalah Clause yang digunakan sebagai pengganti noun atau berfungsi sebagai noun (kata benda). Selain Noun Clause ini, sebenarnya masih ada clause lainnya seperti Adverb Clause dan Adjective Clause. Untuk mendalami penjelasan mengenai Noun Clause, silahkan perhatikan penjelasan di bawah ini:
Noun Clause dapat diklasifikasikan menjadi 4 macam, yaitu:
1. Statement (pernyataan)
2. Question (pertanyaan)
3. Request (permintaan)
4. Exclamation (seruan).
I. Statement
a. Conjunction yang dipakai adalah: "that"
b. Fungsi Klausa ini adalah sebagai:
1. Subjek Kalimat
* Kangaroo lives in Australia (statement)
* That Kangaroo lives is Australia is well known to all (Noun Clause)
2. Subjek Kalimat setelah "It"
* It is well known to all that Kangaroo lives in Australia
3. Objek Pelengkap
* My conclusion is that Kangaroo lives in Australia
4. Objek Kata Kerja
* All people understand well that Kangaroo lives in Australia
5. Apositif
* My conclusion that Kangaroo lives is Australia is correct.
II. Question
A. Yes/No Question
a. Conjunction yang dipakai adalah: "whether (or not/or if)"
b. Fungsi Klausa ini adalah sebagai:
1. Subjek Kalimat
* Can she drive the car? (Question)
* Whether she can drive the car doesn't concern me. (Noun Clause)
= Whether or not she can drive the car doesn't concern me. (Noun Clause)
= Whether she can drive the car or not doesn't concern me. (Noun Clause)
= Whether or if she can drive the car doesn't concern me. (Noun Clause)
2. Objek Pelengkap
* My question is whether she can drive the car.
3. Objek Kata Kerja
* I really wonder whether she can drive the car (or not).
4. Objek Kata Depan
* We discussed about whether she can drive the car.
B. Wh- Question
a. Conjunction yang dipakai adalah: "kata Tanya itu sendiri"
b. Fungsi Klausa ini adalah sebagai:
1. Subjek Kalimat
* What is he doing? (Question)
* What she is doing doesn't concern me. (Noun Clause)
2. Objek Pelengkap
* My question is what she is doing.
3. Objek Kata Kerja
* I really wonder what she is doing.
4. Objek Kata Depan
* We discussed about what she is doing.
Catatan:
Posisi kembali normal, tidak seperti posisi sebuah pertanyaan normal.
III. Request
a. Conjunction yang dipakai adalah: "that"
b. Fungsi Klausa ini adalah sebagai:
1. Objek Kata Kerja
* Read the book! (Request)
* He suggested that I read the book. (Noun Clause)
IV. Exclamation
a. Conjunction yang dipakai adalah: "kata Tanya yang dipakai pada kalimat itu sendiri"
b. Fungsi Klausa ini adalah sebagai:
1. Objek Kata Kerja
* What a pretty girl she is? (Exclamation)
* I never realize what a pretty girl she is. (Noun Clause)
2. Objek Kata Depan
* We are talking about what a pretty girl she is.
Catatan Tambahan:
* Noun Clause dengan "that" digunakan sebagai subjek dari suatu kalimat hanya dengan kata kerja tertentu. Dan kata kerja (verb) yang penting adalah linking verb, khususnya BE.
* Noun Clause dengan "that" sering menjadi objek dari verb (kata kerja), beberapa verb berikut ini biasanya mempunyai subjek yang me�nunjukkan manusia. Kata-kata tersebut terutama sekali adalah verb yang digunakan dalam Indirect Speech Berta verb yang menyatakan kegiatan mental.
Kata Kerja Kalimat Tak Langsung
Admit, agree, allege, announce, argue, assert, assure, declare, aver, boast, claim, complain, confess, convince, deny, disagree, explain, foretell, hint, inform, insist, maintain, notify, persuade, pray, predict, proclaim, promise, relate, remark, remind, report, say, state, swear, teach, tell, threaten, warn
Kata Kerja Aktivitas Mental
Ascertain, assume, believe, calculate, care (untuk kalimat negative atau interrogative), conceive, conclude, consider, convince, decide, discover, doubt, dream, expect, fancy, feel, find out, forget, grant, guess, hear, hold (pendapat), hope, imagine, indicate, know, judge, learn, mean, mind (untuk kalimat negative atau interrogative), notice, perceive, presume, pretend, prove, question, realize, recall, reckon, recollect, reflect, regret, rejoice, remember, reveal, see, show, suppose, surmise, think, trust, understand, wish
Contoh:
1. Alex thinks that Mary is ill.
2. Bob told me that he had finished breakfast.
3. Henry says that Jack is very busy.
4. He insists that there is a mistake.
5. He complained to his friend that his wife couldn't cook.
* Dalam percakapan yang tidak resmi (informal) "that" sering dihilangkan dari objek Clause jika artinya (maksudnya) sudah jelas dapat dimengerti tanpa adanya "that".
Contoh:
1. I am sorry (that) I couldn't meet you at the station.
2. He says (that) they plan to come to the dance.
3. We thought (that) you had already left for abroad.
4. The reason we returned so early is, (that) one of the children got sick.
* Noun Clause dari question (pertanyaan) yang terletak sesudah verb yang memerlukan 2 objek mungkin berfungsi sebagai salah satu atau kedua objek dari verb tersebut.
Contoh:
1. Give the man (Indirect Object) what is in this envelope (Direct Object)
2. Give what is in the envelope to the man.
* Noun Clause dari pertanyaan mungkin diawali dengan kata-kata tanya yang berfungsi sebagai: Pronouns, Adjectives, atau Adverbs. Kata-kata yang dipakai adalah: Pronoun = who (ever), what (ever(, which. (ever), Adjective = whose, what (ever), which (ever), Adverb = how (ever), when (ever), where (ever), why.
Contoh:
1. We don't know who will be coming from the employment agency. (who adalah subjek dari will be coming)
2. We don't know whom the employment agency will send. (whom adalah objek dari will send)
3. We will ask whoever comes from the employment agency. (whoever adalah subjek dari comes)
4. We will ask whomever the employment agency sends. (whomever adalah objek dari sends)
* Dalam Noun Clause dari pertanyaan, subjek dan verb mempunyai susunan yang umum, yakni terletak sesudah introductory word.
* Noun Clause dari permintaan dimulai dengan that- Clause ini paling sering merupakan objek dari verb yang menyatakan permintaan, saran, atau keinginan dan sebagainya.
Contoh:
1. He is requesting that a company car be placed at his disposal.
2. The doctor recommended that he take a vacation.
3. It was suggested that she leave immediately.
4. It was proposed that the meeting be adjourned.
* Kadang-kadang "that" yang merupakan kata permulaan Clause dapat digantikan dengan susunan infinitive setelah kata-kata kerja yang menunjukkan permintaan seperti advise, ask, beg, command, desire, forbid, order, request, require, argue.
* Subjek dari that-Clause sering dalam bentuk passive dari verbs of requesting dengan susunan anticipatory it.
Referensi : http://ismailmidi.com/berita-170-noun-clause.html
Noun Clause dapat diklasifikasikan menjadi 4 macam, yaitu:
1. Statement (pernyataan)
2. Question (pertanyaan)
3. Request (permintaan)
4. Exclamation (seruan).
I. Statement
a. Conjunction yang dipakai adalah: "that"
b. Fungsi Klausa ini adalah sebagai:
1. Subjek Kalimat
* Kangaroo lives in Australia (statement)
* That Kangaroo lives is Australia is well known to all (Noun Clause)
2. Subjek Kalimat setelah "It"
* It is well known to all that Kangaroo lives in Australia
3. Objek Pelengkap
* My conclusion is that Kangaroo lives in Australia
4. Objek Kata Kerja
* All people understand well that Kangaroo lives in Australia
5. Apositif
* My conclusion that Kangaroo lives is Australia is correct.
II. Question
A. Yes/No Question
a. Conjunction yang dipakai adalah: "whether (or not/or if)"
b. Fungsi Klausa ini adalah sebagai:
1. Subjek Kalimat
* Can she drive the car? (Question)
* Whether she can drive the car doesn't concern me. (Noun Clause)
= Whether or not she can drive the car doesn't concern me. (Noun Clause)
= Whether she can drive the car or not doesn't concern me. (Noun Clause)
= Whether or if she can drive the car doesn't concern me. (Noun Clause)
2. Objek Pelengkap
* My question is whether she can drive the car.
3. Objek Kata Kerja
* I really wonder whether she can drive the car (or not).
4. Objek Kata Depan
* We discussed about whether she can drive the car.
B. Wh- Question
a. Conjunction yang dipakai adalah: "kata Tanya itu sendiri"
b. Fungsi Klausa ini adalah sebagai:
1. Subjek Kalimat
* What is he doing? (Question)
* What she is doing doesn't concern me. (Noun Clause)
2. Objek Pelengkap
* My question is what she is doing.
3. Objek Kata Kerja
* I really wonder what she is doing.
4. Objek Kata Depan
* We discussed about what she is doing.
Catatan:
Posisi kembali normal, tidak seperti posisi sebuah pertanyaan normal.
III. Request
a. Conjunction yang dipakai adalah: "that"
b. Fungsi Klausa ini adalah sebagai:
1. Objek Kata Kerja
* Read the book! (Request)
* He suggested that I read the book. (Noun Clause)
IV. Exclamation
a. Conjunction yang dipakai adalah: "kata Tanya yang dipakai pada kalimat itu sendiri"
b. Fungsi Klausa ini adalah sebagai:
1. Objek Kata Kerja
* What a pretty girl she is? (Exclamation)
* I never realize what a pretty girl she is. (Noun Clause)
2. Objek Kata Depan
* We are talking about what a pretty girl she is.
Catatan Tambahan:
* Noun Clause dengan "that" digunakan sebagai subjek dari suatu kalimat hanya dengan kata kerja tertentu. Dan kata kerja (verb) yang penting adalah linking verb, khususnya BE.
* Noun Clause dengan "that" sering menjadi objek dari verb (kata kerja), beberapa verb berikut ini biasanya mempunyai subjek yang me�nunjukkan manusia. Kata-kata tersebut terutama sekali adalah verb yang digunakan dalam Indirect Speech Berta verb yang menyatakan kegiatan mental.
Kata Kerja Kalimat Tak Langsung
Admit, agree, allege, announce, argue, assert, assure, declare, aver, boast, claim, complain, confess, convince, deny, disagree, explain, foretell, hint, inform, insist, maintain, notify, persuade, pray, predict, proclaim, promise, relate, remark, remind, report, say, state, swear, teach, tell, threaten, warn
Kata Kerja Aktivitas Mental
Ascertain, assume, believe, calculate, care (untuk kalimat negative atau interrogative), conceive, conclude, consider, convince, decide, discover, doubt, dream, expect, fancy, feel, find out, forget, grant, guess, hear, hold (pendapat), hope, imagine, indicate, know, judge, learn, mean, mind (untuk kalimat negative atau interrogative), notice, perceive, presume, pretend, prove, question, realize, recall, reckon, recollect, reflect, regret, rejoice, remember, reveal, see, show, suppose, surmise, think, trust, understand, wish
Contoh:
1. Alex thinks that Mary is ill.
2. Bob told me that he had finished breakfast.
3. Henry says that Jack is very busy.
4. He insists that there is a mistake.
5. He complained to his friend that his wife couldn't cook.
* Dalam percakapan yang tidak resmi (informal) "that" sering dihilangkan dari objek Clause jika artinya (maksudnya) sudah jelas dapat dimengerti tanpa adanya "that".
Contoh:
1. I am sorry (that) I couldn't meet you at the station.
2. He says (that) they plan to come to the dance.
3. We thought (that) you had already left for abroad.
4. The reason we returned so early is, (that) one of the children got sick.
* Noun Clause dari question (pertanyaan) yang terletak sesudah verb yang memerlukan 2 objek mungkin berfungsi sebagai salah satu atau kedua objek dari verb tersebut.
Contoh:
1. Give the man (Indirect Object) what is in this envelope (Direct Object)
2. Give what is in the envelope to the man.
* Noun Clause dari pertanyaan mungkin diawali dengan kata-kata tanya yang berfungsi sebagai: Pronouns, Adjectives, atau Adverbs. Kata-kata yang dipakai adalah: Pronoun = who (ever), what (ever(, which. (ever), Adjective = whose, what (ever), which (ever), Adverb = how (ever), when (ever), where (ever), why.
Contoh:
1. We don't know who will be coming from the employment agency. (who adalah subjek dari will be coming)
2. We don't know whom the employment agency will send. (whom adalah objek dari will send)
3. We will ask whoever comes from the employment agency. (whoever adalah subjek dari comes)
4. We will ask whomever the employment agency sends. (whomever adalah objek dari sends)
* Dalam Noun Clause dari pertanyaan, subjek dan verb mempunyai susunan yang umum, yakni terletak sesudah introductory word.
* Noun Clause dari permintaan dimulai dengan that- Clause ini paling sering merupakan objek dari verb yang menyatakan permintaan, saran, atau keinginan dan sebagainya.
Contoh:
1. He is requesting that a company car be placed at his disposal.
2. The doctor recommended that he take a vacation.
3. It was suggested that she leave immediately.
4. It was proposed that the meeting be adjourned.
* Kadang-kadang "that" yang merupakan kata permulaan Clause dapat digantikan dengan susunan infinitive setelah kata-kata kerja yang menunjukkan permintaan seperti advise, ask, beg, command, desire, forbid, order, request, require, argue.
* Subjek dari that-Clause sering dalam bentuk passive dari verbs of requesting dengan susunan anticipatory it.
Referensi : http://ismailmidi.com/berita-170-noun-clause.html
Kamis, 07 April 2011
TUGAS SOFT SKILLS BAHASA INGGRIS
16. The doctor said,"Come back again tomorrow ?"
Answer : The doctor said to come back again the following day.
17. The teacher said to us,"Type your compositions."
Answer : The teacher said to us to typed our compositions
18. I said to the boy,"Put the package inside the door."
Answer : I said to the boy to put the package inside the door.
19. I said to him,"Don't call me again at this late hour."
Answer : I said to him not to called me again at that late hour.
20. I said to him,"Don't ever try that trick again."
Answer : I said to him not to ever tried this trick again.
Nomor Ganjil.. !!
3. The boss said, “ I have to finish this report by tonight “.
5. The teacher said, “ Everyone has to write a three – page paper for tomorrow “.
7. Jennie said, “ I’ve read that book “.
9. William said to me, “ I’ll finish to this tomorrow “.
11. I said to the waiters, “ This bill is wrong “.
13. Henry said, “ I can meet them later “.
JAWAB:
3. The boss said that he had to finish this report by tonight
5. The teacher said that Everyone had to write a three-page paper for tomorrow
7. Jenie said that she had read that book
9. William said to me that he would finish this tomorrow
11. I said to the waiterss this bill was wrong
13. Henry said that he could meet them latter
Answer : The doctor said to come back again the following day.
17. The teacher said to us,"Type your compositions."
Answer : The teacher said to us to typed our compositions
18. I said to the boy,"Put the package inside the door."
Answer : I said to the boy to put the package inside the door.
19. I said to him,"Don't call me again at this late hour."
Answer : I said to him not to called me again at that late hour.
20. I said to him,"Don't ever try that trick again."
Answer : I said to him not to ever tried this trick again.
Nomor Ganjil.. !!
3. The boss said, “ I have to finish this report by tonight “.
5. The teacher said, “ Everyone has to write a three – page paper for tomorrow “.
7. Jennie said, “ I’ve read that book “.
9. William said to me, “ I’ll finish to this tomorrow “.
11. I said to the waiters, “ This bill is wrong “.
13. Henry said, “ I can meet them later “.
JAWAB:
3. The boss said that he had to finish this report by tonight
5. The teacher said that Everyone had to write a three-page paper for tomorrow
7. Jenie said that she had read that book
9. William said to me that he would finish this tomorrow
11. I said to the waiterss this bill was wrong
13. Henry said that he could meet them latter
Minggu, 27 Februari 2011
CURICULUM VITAE
PERSONAL DETAILS
Full Name : Muhammad Nurul Amri
Sex : Male
Place / Date or Birth : Depok, 13 April 1992
Nationally : Indonesian
Marital Status : Single
Height / Weight : 170 / 78
Health : Perfect
Religion : Islam
Addres : Komplek Perumahan UI Blok D Number 3. Sawangan
Streeet, Pancoran Mas Depok.
Mobile : 087876086703
E-mail : amri_rockfriend@yahoo.com
EDUCATIONAL BACKGROUND
1998-2004 : Elementary School New Depok Number 3
2004-2007 : Junior High School Number 10 Depok.
2007-2010 : Senior High School Sejahtera 1 Depok.
2010-Now : Economy Manajemen at the Gunadarma University Depok.
HOME WORK
1. He said I needed more time to study last week.
Answer : He said that had needed more time to study the following week.
Full Name : Muhammad Nurul Amri
Sex : Male
Place / Date or Birth : Depok, 13 April 1992
Nationally : Indonesian
Marital Status : Single
Height / Weight : 170 / 78
Health : Perfect
Religion : Islam
Addres : Komplek Perumahan UI Blok D Number 3. Sawangan
Streeet, Pancoran Mas Depok.
Mobile : 087876086703
E-mail : amri_rockfriend@yahoo.com
EDUCATIONAL BACKGROUND
1998-2004 : Elementary School New Depok Number 3
2004-2007 : Junior High School Number 10 Depok.
2007-2010 : Senior High School Sejahtera 1 Depok.
2010-Now : Economy Manajemen at the Gunadarma University Depok.
HOME WORK
1. He said I needed more time to study last week.
Answer : He said that had needed more time to study the following week.
Minggu, 09 Januari 2011
ikuti kata hatimu
Salah satu nasihat yang sering diucapkan banyak orang ketika kita menghadapi masalah adalah, “follow yourheart,” ikuti kata hatimu. Banyak orang yang percaya kalau suara hati itu selalu benar, jujur, tidak pernah ngebohong. Maka selalu dengarkan kata hatimu. Tapi apa bener demikian?
Nanti dulu. Sebetulnya tidak ada satupun manusia yang bisa menentukan satu perbuatan itu benar atau salah. Seperti kalau kita ditanya; bohong itu baik atau buruk sih? Pacaran itu sehat atau nggak? Marah itu pantas atau tidak? Atau saat teman-teman kita menawarkan segelas minuman keras atau bahkan narkoba, pilihan apa yang harus kita lakukan ; mengikuti kata hati yang mengajak pada solidaritas pergaulan atau menolak dengan resiko dicap ‘anak mami’ atau ‘sok alim’. Seringkali hati kita bimbang dan kebingungan menghadapi berbagai pilihan. Tentu saja, karena hati kita bukanlah ‘wasit’ yang selalu bisa memimpin sebuah pertandingan dengan fair atau adil. Terkadang hati juga bisa terpeleset pada pilihan yang salah.
Buat kita, lazimnya orang Indonesia, membuka aurat – apalagi telanjang – di depan umum itu memalukan. Tapi sebagian orang di dunia suka bertelanjang di muka umum; di pantai, di pemandian umum bersama orang lain, atau para model yang difoto untuk sampul majalah, dsb. Bagi mereka hal seperti itu sah saja. Hati mereka tidak merasa bersalah ataupun malu karena menganggap hal itu adalah benar.
Kalau kamu suka membaca budaya berbagai bangsa di dunia kita mungkin bisa terkejut. Ada suku yang tanda ucapan salam adalah dengan saling meludah, ada juga yang terbiasa merayakan hari-hari kegembiraan mereka dengan minum minuman keras, sementara ada suku lain yang kanibal, memangsa sesama manusia. Bagi mereka, perbuatan-perbuatan itu adalah sebuah kebenaran.
Maka, seandainya kita diminta menentukan sendiri perbuatan baik dan buruk untuk diri kita, dijamin kita akan bingung sendiri. Salah-salah manusia bisa hidup seperti hewan yang hidup tanpa aturan. Akhirnya, manusia sendiri yang akan sengsara.
Itulah sebabnya agama kita, Islam, datang dengan sejumlah aturan untuk kebaikan manusia. Nggak cuma menyuruh manusia menyembah Allah, tapi juga hidup sesuai dengan aturanNya. Kenapa kita harus hidup dengan aturan Allah? Karena Allah yang menciptakan kita, pastinya Ia juga yang Maha Tahu yang baik dan buruk bagi kita.
Misalnya – ini cuma permisalan –, kalau kamu sakit, pastinya kamu datang ke dokter untuk berobat dan tidak akan pergi ke bengkel las. Dan ketika dokter yang memeriksamu memberi saran untuk banyak istirahat, menghindari makan makanan tertentu dan banyak minum vitamin, kamu akan patuh. Kenapa? Karena kamu percaya dokter lebih tahu dari siapapun mengenai masalah kesehatan – apalagi dibandingkan tukang las –.
Karena Allah yang menciptakan kita, sudah pada tempatnya kita berjalan mengikuti apa yang diminta Allah. Dan nggak mungkin juga Allah meminta kita melakukan atau melarang sesuatu bila tidak ada kebaikannya buat kita. Ketika Allah meminta kita untuk menjauhi minuman keras, itu pasti ada kebaikan yang Allah inginkan buat kita. Bisa kita buktikan sekarang betapa miras itu merusak kesehatan dan juga menyebabkan orang berbuat kejahatan. Atau drugs itu selain merusak badan, juga mendorong orang berbuat kriminal dan menghancurkan masa depan seseorang.
Percaya saja, kalau kita coba-coba melanggar aturan Allah maka manusia sendiri yang bakal sengsara. FirmanNya:
“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”(Ar Rum [30]:41).
Sekarang orang panik dengan penyebaran penyakit AIDS. Ini penyakit yang serius, yang tiap tiga menit satu orang terinfeksi. Sepertiga dari pengidap virus HIV di dunia ini adalah remaja. Sebabnya adalah merebaknya gaya hidup bebas. Banyak di antara mereka ketika melakukan perbuatan tercela itu berprinsip ‘ikuti kata hatimu’. Tawuran di kalangan remaja juga tidak kunjung menurun, sebabnya mereka berbuat tanpa berpikir masak-masak, mereka hanya mengikuti ‘apa kata hati’.
‘Apa kata hati’ tidak menjamin kebenaran. Satu-satunya yang benar adalah apa yang ditentukan oleh Allah. Walaupun hati kita tidak suka, misalkan shalat yang terkadang kita malas mengerjakannya, belum mau berjilbab karena mungkin malu dan belum pede, masih sulit meninggalkan pacaran, tetap saja itu semua adalah kebenaran. Hati kitalah yang masih dikuasai oleh hawa nafsu, belum mau menerima kebenaran yang hakiki.
Pilihan yang benar itu tidak selalu pilihan yang mungkin menyenangkan kita. Mungkin harus kita hadapi dengan berbagai macam kesukaran. Dijauhi teman gara-gara menolak ajakan mereka ‘minum-minum’, disuruh shalat atau diminta belajar serius oleh orang tua, mengerjakan PR padahal teman-teman kita sedang jalan-jalan di mall, tidak berpacaran karena dilarang oleh orang tua, adalah sebagian kebaikan yang mungkin suka kita tempatkan sebagai ‘musuh’.
Lalu apa yang harus kita kerjakan ketika menghadapi masalah? Jangan tergesa-gesa mengambil keputusan, ambil waktu untuk berpikir dengan sehat; pikirkan perbuatan mana yang tidak membuat kita menjadi berdosa. Tundukkan hati kita pada yang pilihan yang Allah mau. Dengan mengikuti apa yang Allah ridloi pilihan kita pasti benar, di dunia juga di akhirat. Kata Rasulullah saw.
“Belum sempurna iman seseorang sampai hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa,” (hadits hasan shahih tercantum dalam Kitab Hadits Arba’in An Nawawi).
Nanti dulu. Sebetulnya tidak ada satupun manusia yang bisa menentukan satu perbuatan itu benar atau salah. Seperti kalau kita ditanya; bohong itu baik atau buruk sih? Pacaran itu sehat atau nggak? Marah itu pantas atau tidak? Atau saat teman-teman kita menawarkan segelas minuman keras atau bahkan narkoba, pilihan apa yang harus kita lakukan ; mengikuti kata hati yang mengajak pada solidaritas pergaulan atau menolak dengan resiko dicap ‘anak mami’ atau ‘sok alim’. Seringkali hati kita bimbang dan kebingungan menghadapi berbagai pilihan. Tentu saja, karena hati kita bukanlah ‘wasit’ yang selalu bisa memimpin sebuah pertandingan dengan fair atau adil. Terkadang hati juga bisa terpeleset pada pilihan yang salah.
Buat kita, lazimnya orang Indonesia, membuka aurat – apalagi telanjang – di depan umum itu memalukan. Tapi sebagian orang di dunia suka bertelanjang di muka umum; di pantai, di pemandian umum bersama orang lain, atau para model yang difoto untuk sampul majalah, dsb. Bagi mereka hal seperti itu sah saja. Hati mereka tidak merasa bersalah ataupun malu karena menganggap hal itu adalah benar.
Kalau kamu suka membaca budaya berbagai bangsa di dunia kita mungkin bisa terkejut. Ada suku yang tanda ucapan salam adalah dengan saling meludah, ada juga yang terbiasa merayakan hari-hari kegembiraan mereka dengan minum minuman keras, sementara ada suku lain yang kanibal, memangsa sesama manusia. Bagi mereka, perbuatan-perbuatan itu adalah sebuah kebenaran.
Maka, seandainya kita diminta menentukan sendiri perbuatan baik dan buruk untuk diri kita, dijamin kita akan bingung sendiri. Salah-salah manusia bisa hidup seperti hewan yang hidup tanpa aturan. Akhirnya, manusia sendiri yang akan sengsara.
Itulah sebabnya agama kita, Islam, datang dengan sejumlah aturan untuk kebaikan manusia. Nggak cuma menyuruh manusia menyembah Allah, tapi juga hidup sesuai dengan aturanNya. Kenapa kita harus hidup dengan aturan Allah? Karena Allah yang menciptakan kita, pastinya Ia juga yang Maha Tahu yang baik dan buruk bagi kita.
Misalnya – ini cuma permisalan –, kalau kamu sakit, pastinya kamu datang ke dokter untuk berobat dan tidak akan pergi ke bengkel las. Dan ketika dokter yang memeriksamu memberi saran untuk banyak istirahat, menghindari makan makanan tertentu dan banyak minum vitamin, kamu akan patuh. Kenapa? Karena kamu percaya dokter lebih tahu dari siapapun mengenai masalah kesehatan – apalagi dibandingkan tukang las –.
Karena Allah yang menciptakan kita, sudah pada tempatnya kita berjalan mengikuti apa yang diminta Allah. Dan nggak mungkin juga Allah meminta kita melakukan atau melarang sesuatu bila tidak ada kebaikannya buat kita. Ketika Allah meminta kita untuk menjauhi minuman keras, itu pasti ada kebaikan yang Allah inginkan buat kita. Bisa kita buktikan sekarang betapa miras itu merusak kesehatan dan juga menyebabkan orang berbuat kejahatan. Atau drugs itu selain merusak badan, juga mendorong orang berbuat kriminal dan menghancurkan masa depan seseorang.
Percaya saja, kalau kita coba-coba melanggar aturan Allah maka manusia sendiri yang bakal sengsara. FirmanNya:
“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”(Ar Rum [30]:41).
Sekarang orang panik dengan penyebaran penyakit AIDS. Ini penyakit yang serius, yang tiap tiga menit satu orang terinfeksi. Sepertiga dari pengidap virus HIV di dunia ini adalah remaja. Sebabnya adalah merebaknya gaya hidup bebas. Banyak di antara mereka ketika melakukan perbuatan tercela itu berprinsip ‘ikuti kata hatimu’. Tawuran di kalangan remaja juga tidak kunjung menurun, sebabnya mereka berbuat tanpa berpikir masak-masak, mereka hanya mengikuti ‘apa kata hati’.
‘Apa kata hati’ tidak menjamin kebenaran. Satu-satunya yang benar adalah apa yang ditentukan oleh Allah. Walaupun hati kita tidak suka, misalkan shalat yang terkadang kita malas mengerjakannya, belum mau berjilbab karena mungkin malu dan belum pede, masih sulit meninggalkan pacaran, tetap saja itu semua adalah kebenaran. Hati kitalah yang masih dikuasai oleh hawa nafsu, belum mau menerima kebenaran yang hakiki.
Pilihan yang benar itu tidak selalu pilihan yang mungkin menyenangkan kita. Mungkin harus kita hadapi dengan berbagai macam kesukaran. Dijauhi teman gara-gara menolak ajakan mereka ‘minum-minum’, disuruh shalat atau diminta belajar serius oleh orang tua, mengerjakan PR padahal teman-teman kita sedang jalan-jalan di mall, tidak berpacaran karena dilarang oleh orang tua, adalah sebagian kebaikan yang mungkin suka kita tempatkan sebagai ‘musuh’.
Lalu apa yang harus kita kerjakan ketika menghadapi masalah? Jangan tergesa-gesa mengambil keputusan, ambil waktu untuk berpikir dengan sehat; pikirkan perbuatan mana yang tidak membuat kita menjadi berdosa. Tundukkan hati kita pada yang pilihan yang Allah mau. Dengan mengikuti apa yang Allah ridloi pilihan kita pasti benar, di dunia juga di akhirat. Kata Rasulullah saw.
“Belum sempurna iman seseorang sampai hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa,” (hadits hasan shahih tercantum dalam Kitab Hadits Arba’in An Nawawi).
kebiasaan masyarakat dari masa ke masa
Mengantre ? antre atau mengantre adalah salah satu kegiatan yang tidak semua orang menyukainya atau dapat disebutkan bahwa mengantre adalah kegiatan yang sangat membosankan atau menjenuhkan, karna mengantre adalah suatu kegiatan yang dapat diartikan sebagai kegiatan saat menunggu giliran dan tidak sedikit orang yang menyukai hal yang bersifat menunggu, karna menunggu itu sangatlah membutuhkan tingkat kesabaran yang amat sangatlah tinggi. Dan tidak banyak juga pun orang yg mempunyai tingkat kesabaran yang tinggi, dapat disimpulkan dari 10 orang mungkin hanya 2 orang yang memiliki tingkat kesabaran yg tinggi tersebut, jadi hanya 20% saja orang yang memiliki sifat tersebut.
Maka dari itu tidak sedikit orang yang berbuat curang dalam mengantre, dalam mengantre membeli tiket kendaraan saja mereka berbuat curang tapi yang paling sering di saat mengantre pada pembagian zakat fitrah.
Banyak alasan mengapa banyak orang dapat dengan beraninya mengambil tindakan sembrono tersebut, diantaranya adalah :
1.Tidak sabar menunggu
2.Ingin cepat-cepat mendapatkannya
3.Sedang terdesak waktu
4.Bosan harus mengantre, dll.
Dengan beragam macam alasan tersebutlah orang dapat dengan beraninya mengambil tindakan tersebut, bahkan tindakan tersebut dapatlah menimbulkan pergesekan atau cek-cok antara pihak yang dicurangi dengan pihak yang mencuranginya.
Maka janganlah sesekali berbuat curang di saat mengantre, bukan hanya di saat mengantre sajakita tidak boleh berbuat curang, bahkan dalam berkompetisi pun kita tidak dianjurkan untuk berbuat curang. Jadi, lebih baik menunggu dengan sabar dibandingkan harus berbuat curang yang pada akhirnya dapat menimbulkan pergesekan atar kedua belah pihak.
Maka dari itu tidak sedikit orang yang berbuat curang dalam mengantre, dalam mengantre membeli tiket kendaraan saja mereka berbuat curang tapi yang paling sering di saat mengantre pada pembagian zakat fitrah.
Banyak alasan mengapa banyak orang dapat dengan beraninya mengambil tindakan sembrono tersebut, diantaranya adalah :
1.Tidak sabar menunggu
2.Ingin cepat-cepat mendapatkannya
3.Sedang terdesak waktu
4.Bosan harus mengantre, dll.
Dengan beragam macam alasan tersebutlah orang dapat dengan beraninya mengambil tindakan tersebut, bahkan tindakan tersebut dapatlah menimbulkan pergesekan atau cek-cok antara pihak yang dicurangi dengan pihak yang mencuranginya.
Maka janganlah sesekali berbuat curang di saat mengantre, bukan hanya di saat mengantre sajakita tidak boleh berbuat curang, bahkan dalam berkompetisi pun kita tidak dianjurkan untuk berbuat curang. Jadi, lebih baik menunggu dengan sabar dibandingkan harus berbuat curang yang pada akhirnya dapat menimbulkan pergesekan atar kedua belah pihak.
KASIH SAYANG
Pengertian kasih saying menurut kamus umum bahsa Indonesia karangan W.J.S.Poerwadarminta adalah perasaan saying, perasaan cinta atau perasaan suka terhadap seseorang. Dalam kehidupan berumah tangga kasih saying merupakan kunci kebahagiaan. Karena Kasih saying ini merupakan pertumbuhan dari cinta, contohnya cinta anak muda yang diakhiri dengan perkawinan. Maka rumah tangga pasangan muda tersebut bukan lagi bercinta-cintaan, tetapi sudah bersifat kasih mengasihi atau saling menumpahkan kasih saying.
Dalam kasih saying sadar atau tidak sadar dituntut untuk bertanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, dan saling terbuka. Kasih saying adalah dasar komunikasi dalam suatu keluarga, komunikasi antara anak dan orang tua. Pada prinsipnya anak terlahir dan terbentuk sebagai hasil curahan kasih saying orang tuanya, pengembangan watak anak dan selanjutnya tak boleh lepas dari kasih saying dan perhatian dari orang tuanya.
Suatu konflik sering terjadi, yang menyebabkan seseorang anak menjadi frustasi, dimana semuanya dilatar belakangi kurangnya perhatian dan kasih saying dari orang tuanya. Hal ini mempengaruhi kehidupan si anak dalam bermasyarakat. Berikut adalah bagaimana cara pemberian kasih saying kepada anak dari orang tuanya :
1). Orang tua bersifat aktif, dan si anak bersifat pasif.
Dalam hal ini orang tua memberikan kasih saying yang berupa moral-materiil dengan sebanyak-banyaknya dan si anak menerimanya tanpa memberikan respon. Hal ini menyebabkansi anak menjadi takut dalam menyatakan pendapatnya, sehingga si anak tidak dapat BERDIKARI dalam bermasyarakat.
2). Orang tua bersifat pasif dan si anak bersifat aktif.
Dalam hal ini si anak berlebihan dalam memberikan kasih saying terhadap orang tuanya, kasih saying ini diberikan secara sepihak.
3). Orang tua bersifat pasif dan si anak bersifat pasif
Dalam hal ini jelas bahwa masing-masing membawa hidupnya sendiri-sendiri tanpa saling memperhatikan satu dengan yg lainnya. Karena itu kehidupan keluarganya sangat dingin dan tanpa saling memberikan kasih saying.
4). Orang tua bersifat aktif, si anak bersifat aktif
Sudah jelas dalam hal ini orang tua dan anak saling memberikan kasih saying dengan sebanyak-banyaknya. Sehingga hubungan antar keduanya sangat harmonis.
Ada bermacam-macam bentuk dan kasus kasih saying dalam kehidupan manusia. Semua orang tua pasti mengharapkan hidup anaknya bahagia, karena itu tidak sedikit orang tua menumpahkan atau mencurahkan kasih sayangnya secara berbeda beda sesuai dengan kemampuannya. Tetapi ada juga yang secara berlebihan, disiplin, secara memberikan kebebasan dan sebagainya. Karena itu ada yang berhasil dan ada juga yang gagal.
Dalam kasih saying sadar atau tidak sadar dituntut untuk bertanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, dan saling terbuka. Kasih saying adalah dasar komunikasi dalam suatu keluarga, komunikasi antara anak dan orang tua. Pada prinsipnya anak terlahir dan terbentuk sebagai hasil curahan kasih saying orang tuanya, pengembangan watak anak dan selanjutnya tak boleh lepas dari kasih saying dan perhatian dari orang tuanya.
Suatu konflik sering terjadi, yang menyebabkan seseorang anak menjadi frustasi, dimana semuanya dilatar belakangi kurangnya perhatian dan kasih saying dari orang tuanya. Hal ini mempengaruhi kehidupan si anak dalam bermasyarakat. Berikut adalah bagaimana cara pemberian kasih saying kepada anak dari orang tuanya :
1). Orang tua bersifat aktif, dan si anak bersifat pasif.
Dalam hal ini orang tua memberikan kasih saying yang berupa moral-materiil dengan sebanyak-banyaknya dan si anak menerimanya tanpa memberikan respon. Hal ini menyebabkansi anak menjadi takut dalam menyatakan pendapatnya, sehingga si anak tidak dapat BERDIKARI dalam bermasyarakat.
2). Orang tua bersifat pasif dan si anak bersifat aktif.
Dalam hal ini si anak berlebihan dalam memberikan kasih saying terhadap orang tuanya, kasih saying ini diberikan secara sepihak.
3). Orang tua bersifat pasif dan si anak bersifat pasif
Dalam hal ini jelas bahwa masing-masing membawa hidupnya sendiri-sendiri tanpa saling memperhatikan satu dengan yg lainnya. Karena itu kehidupan keluarganya sangat dingin dan tanpa saling memberikan kasih saying.
4). Orang tua bersifat aktif, si anak bersifat aktif
Sudah jelas dalam hal ini orang tua dan anak saling memberikan kasih saying dengan sebanyak-banyaknya. Sehingga hubungan antar keduanya sangat harmonis.
Ada bermacam-macam bentuk dan kasus kasih saying dalam kehidupan manusia. Semua orang tua pasti mengharapkan hidup anaknya bahagia, karena itu tidak sedikit orang tua menumpahkan atau mencurahkan kasih sayangnya secara berbeda beda sesuai dengan kemampuannya. Tetapi ada juga yang secara berlebihan, disiplin, secara memberikan kebebasan dan sebagainya. Karena itu ada yang berhasil dan ada juga yang gagal.
SITUS WARTAWARGA DAN PORTOFOLIO MAHASISWA GUNADARMA
Situs wartawarga Gunadarma adalah salah satu dari menu layanan online dari Universitas Gunadarma. Situs ini berbentuk sebuah blog dengan menggunakan engine CMS yang sama dengan sebuah penyedia blog yaitu: wordpress. Menurut pendirinya, engine CMS wordpress sangat ringan dan mudah untuk blogger pemula. Berbekal dari inilah Universitas Gunadarma membuat penyedia blog dengan server sendiri yang bisa diakses di http://ngeblogs.info/. Berbeda dengan layanan online lainnya, ngeblogs.info meskipun menggunakan server internal dari Gunadarma tapi tidak termasuk situs internal Gunadarma.
Untuk bisa melihat menu layanan online yang termasuk situs internal Gunadarma, dapat diakses ke website inti Universitas Gunadarma. Yaitu: http://gunadarma.ac.id/.
Pada tanggal 18 Februari 2010, BAPSI (Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi) – Universitas Gunadarma meluncurkan situs UG Student Jurnalism-yang lebih dikenal dengan Wartawarga dengan disain atau wajah baru. Fitur pada “new wartawarga” relatif lebih sederhana namun diharapkan wajah dan tata letaknya lebih menarik serta ragam informasi dan tulisan yang lebih bermanfaat. Beberapa perubahan pada disain baru tersebut di antaranya adalah 5 berita atau informasi “headline” yang lebih mencolok, “Media Ad”, informasi dari studentsite, tulisan dari UG Blog Community, tulisan dari blog dosen, tulisan terbaru dari beberapa kategori.
Isi dari situs wartawarga adalah artikel-artikel yang ditulis oleh mahasiswa dan dosen Universitas Gunadarma. Hanya dosen dan mahasiswa aktif yang bisa menulis artikel di wartawarga karena untuk login ke situs wartawarga, harus login terlebih dahulu ke http://studentsite.gunadarma.ac.id/ (untuk mahasiswa aktif, kalau untuk dosen mungkin login dulu ke http://staffsite.gunadarma.ac.id/). Tentunya untuk masuk ke studentsite, yang bersangkutan adalah mahasiswa Universitas Gunadarma itu sendiri. Pengguna anonim hanya bisa membaca artikel di situs wartawarga sama seperti blogger anonim yang mengunjungi suatu blog biasa, khususnya wordpress.
Di halaman ini, pengunjung bisa melihat, membaca dan berkomentar mengenai artikel di dalamnya. Sama persis seperti mengunjungi sebuah blog khususnya wordpress. Artikel yang ada di dalam situs ini sudah berjumlah ribuan dengan berbagai kategori, mulai dari komputer, budaya, musik, cerpen, puisi, fashion, karya ilmiah, hukum perundangan, sampai wisata. Dan masih banyak lagi.
Situs ini bersifat bebas alias open public, jadi bisa diakses oleh siapa saja yang terhubung ke situs ini. Etika dalam penulisan di situs ini juga diberlakukan, seperti masalah penghindaran plagiarisme. Artikel tulisan di dalam wartawarga diutamakan adalah hasil tulisan kreasi penulisnya sendiri. Tapi bila di dalam artikel wartawarga ini HARUS ada yang mengambil dari situs lain, maka penulisnya DIWAJIBKAN untuk mencantumkan sumbernya beserta tanggal dan jam berapa artikel itu di-copy. Karena bila ketahuan melakukan tindak plagiarisme, sanksi yang dijatuhkan kepada tertuduh sangat berat. Mulai dari skorsing sampai di drop-out dari Universitas, karena nama Universitas Gunadarma lah yang akan tersorot, bukan mahasiswanya.
Bagi mahasiswa Universitas Gunadarma sendiri, keberadaan situs berbentuk blog ini sangat berguna untuk sarana penyaluran bakat dan hobi, serta ajang untuk berkenalan dengan mahasiswa lainnya karena di sini juga disertakan direct link dari berbagai UKM atau Unit Kegiatan Mahasiswa yang berjalan di Universitas Gunadarma.
Meskipun harus diakui bahwa situs berbentuk blog ini menggunakan server internal Universitas Gunadarma, terkadang bila sedang update maka isi dari artikel di dalam situs ini termasuk situs layanan online internal Gunadarma untuk sementara tidak bisa diakses. Namun ke depannya, Universitas Gunadarma terus melakukan terobosan untuk menghindari masalah ini sedikit-demi sedikit sehingga pelayanan online Universitas Gunadarma tidak terlalu mengambil waktu lama bila sedang maintenance.
Salah satu kurikulum di Universitas Gunadarma juga mengharuskan mahasiswanya untuk menulis suatu artikel di blog pribadinya. Sesuai dengan tema yang diberikan oleh dosen pembimbingnya tiap minggu atau tiap bulannya. Setiap tulisan yang link-nya ditautkan ke studentsite masing-masing akan tercatat di dalam portofolio mahasiswa itu sendiri yang akan menjadi penilaian akhir untuk mata kuliah tersebut (MK Softskill).
Daftar portofolio seluruh mahasiswa Universitas Gunadarma bisa dilihat di http://student.gunadarma.ac.id/. Di daftar itu tercantum portofolio masing-masing mahasiswa yang beralamat dengan format: http://(NPM).student.gunadarma.ac.id/
Contohnya untuk alamat portofolio saya yang tercatat sebagai mahasiswa Universitas Gunadarma bisa dilihat oleh anda semua di: http://11110063.student.gunadarma.ac.id. Jadi portofolio mahasiswa ini sifatnya juga open public alias bisa diakses oleh semua orang yang terhubung ke alamat ini.
Kelebihan dan Kekurangan :
* Kelebihan:
--> Dapat di akses dari manapun dan kapanpun.
--> Dapat mengakses seluruh situs Universitas Gunadarma dengan mudah.
--> Banyak fitur yang mempermudah penggunaaan.
*Kekurangan:
--> Masih banyak submenu yang belum berjalan dengan baik.
--> Terkadang susah untuk di akses karena server eror (untuk saat ini)
Fitur-fitur yang ada di UG Studentsite :
1. Locker
Menampilkan berita dari BAAK dan jadwal akademik mahasiswa Universitas Gunadarma. Menu layanan Studentsite terdiri dari Home, WWW News, BAAK News, Lecturer Message, Rangkuman Nilai, Jadwal Kuliah, Jadwal Ujian, Bebas Perpustakaan, Info Absensi, Pendaftaran Lomba Blog, Info Seminar, Portofolio (Tulisan), Portofolio (Tugas), Deposit Library, Warta Warga, Blog Komunitas Perbankan, Blog Komunitas Linux, Blog Komunitas Fotografi, Blog Komunitas Robotika, Blog Komunitas Arsitektur, Blog Komunitas Ekonomi Syariah, Blog Komunitas Pasar Modal.
2. Email
Seperti email di situs lain, Gunadarma juga menyediakan untuk setiap mahasiswa fasilitas email yang berdomain Gunadarma. Fitur email ini juga diberikan kapasitas sebesar 100MB.
3. Calendar
Memudahkan mahasiswa untuk mengatur jadwalnya.
4. Address Book
Berfungsi untuk menyimpan alamat-alamat penting yang ingin disimpan oleh mahasiswa.
5. Info Log
Berfungsi untuk menampilkan info log studentsite mahasiswa tersebut.
6. File Manager
Untuk mengelola file yang disimpan oleh mahasiswa yang bersangkutan.
7. Forum (UG Community)
Seperti layaknya fungsi forum-forum lainnya, Universitas Gunadarma juga mempunyai forum komunitas tersendiri untuk mahasiswa Gunadarma.
8. Bookmark
Dengan fitur ini mahasiswa dapat menyimpan alamat URL situs favoritnya agar mudah mengakses situs tersebut.
9. Polls
Sebagai fitur voting untuk mahasiswa.
10. Log Out
Untuk keluar dari id studentsite tersebut.
SUMBER : lopikir.blogspot.com
Untuk bisa melihat menu layanan online yang termasuk situs internal Gunadarma, dapat diakses ke website inti Universitas Gunadarma. Yaitu: http://gunadarma.ac.id/.
Pada tanggal 18 Februari 2010, BAPSI (Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi) – Universitas Gunadarma meluncurkan situs UG Student Jurnalism-yang lebih dikenal dengan Wartawarga dengan disain atau wajah baru. Fitur pada “new wartawarga” relatif lebih sederhana namun diharapkan wajah dan tata letaknya lebih menarik serta ragam informasi dan tulisan yang lebih bermanfaat. Beberapa perubahan pada disain baru tersebut di antaranya adalah 5 berita atau informasi “headline” yang lebih mencolok, “Media Ad”, informasi dari studentsite, tulisan dari UG Blog Community, tulisan dari blog dosen, tulisan terbaru dari beberapa kategori.
Isi dari situs wartawarga adalah artikel-artikel yang ditulis oleh mahasiswa dan dosen Universitas Gunadarma. Hanya dosen dan mahasiswa aktif yang bisa menulis artikel di wartawarga karena untuk login ke situs wartawarga, harus login terlebih dahulu ke http://studentsite.gunadarma.ac.id/ (untuk mahasiswa aktif, kalau untuk dosen mungkin login dulu ke http://staffsite.gunadarma.ac.id/). Tentunya untuk masuk ke studentsite, yang bersangkutan adalah mahasiswa Universitas Gunadarma itu sendiri. Pengguna anonim hanya bisa membaca artikel di situs wartawarga sama seperti blogger anonim yang mengunjungi suatu blog biasa, khususnya wordpress.
Di halaman ini, pengunjung bisa melihat, membaca dan berkomentar mengenai artikel di dalamnya. Sama persis seperti mengunjungi sebuah blog khususnya wordpress. Artikel yang ada di dalam situs ini sudah berjumlah ribuan dengan berbagai kategori, mulai dari komputer, budaya, musik, cerpen, puisi, fashion, karya ilmiah, hukum perundangan, sampai wisata. Dan masih banyak lagi.
Situs ini bersifat bebas alias open public, jadi bisa diakses oleh siapa saja yang terhubung ke situs ini. Etika dalam penulisan di situs ini juga diberlakukan, seperti masalah penghindaran plagiarisme. Artikel tulisan di dalam wartawarga diutamakan adalah hasil tulisan kreasi penulisnya sendiri. Tapi bila di dalam artikel wartawarga ini HARUS ada yang mengambil dari situs lain, maka penulisnya DIWAJIBKAN untuk mencantumkan sumbernya beserta tanggal dan jam berapa artikel itu di-copy. Karena bila ketahuan melakukan tindak plagiarisme, sanksi yang dijatuhkan kepada tertuduh sangat berat. Mulai dari skorsing sampai di drop-out dari Universitas, karena nama Universitas Gunadarma lah yang akan tersorot, bukan mahasiswanya.
Bagi mahasiswa Universitas Gunadarma sendiri, keberadaan situs berbentuk blog ini sangat berguna untuk sarana penyaluran bakat dan hobi, serta ajang untuk berkenalan dengan mahasiswa lainnya karena di sini juga disertakan direct link dari berbagai UKM atau Unit Kegiatan Mahasiswa yang berjalan di Universitas Gunadarma.
Meskipun harus diakui bahwa situs berbentuk blog ini menggunakan server internal Universitas Gunadarma, terkadang bila sedang update maka isi dari artikel di dalam situs ini termasuk situs layanan online internal Gunadarma untuk sementara tidak bisa diakses. Namun ke depannya, Universitas Gunadarma terus melakukan terobosan untuk menghindari masalah ini sedikit-demi sedikit sehingga pelayanan online Universitas Gunadarma tidak terlalu mengambil waktu lama bila sedang maintenance.
Salah satu kurikulum di Universitas Gunadarma juga mengharuskan mahasiswanya untuk menulis suatu artikel di blog pribadinya. Sesuai dengan tema yang diberikan oleh dosen pembimbingnya tiap minggu atau tiap bulannya. Setiap tulisan yang link-nya ditautkan ke studentsite masing-masing akan tercatat di dalam portofolio mahasiswa itu sendiri yang akan menjadi penilaian akhir untuk mata kuliah tersebut (MK Softskill).
Daftar portofolio seluruh mahasiswa Universitas Gunadarma bisa dilihat di http://student.gunadarma.ac.id/. Di daftar itu tercantum portofolio masing-masing mahasiswa yang beralamat dengan format: http://(NPM).student.gunadarma.ac.id/
Contohnya untuk alamat portofolio saya yang tercatat sebagai mahasiswa Universitas Gunadarma bisa dilihat oleh anda semua di: http://11110063.student.gunadarma.ac.id. Jadi portofolio mahasiswa ini sifatnya juga open public alias bisa diakses oleh semua orang yang terhubung ke alamat ini.
Kelebihan dan Kekurangan :
* Kelebihan:
--> Dapat di akses dari manapun dan kapanpun.
--> Dapat mengakses seluruh situs Universitas Gunadarma dengan mudah.
--> Banyak fitur yang mempermudah penggunaaan.
*Kekurangan:
--> Masih banyak submenu yang belum berjalan dengan baik.
--> Terkadang susah untuk di akses karena server eror (untuk saat ini)
Fitur-fitur yang ada di UG Studentsite :
1. Locker
Menampilkan berita dari BAAK dan jadwal akademik mahasiswa Universitas Gunadarma. Menu layanan Studentsite terdiri dari Home, WWW News, BAAK News, Lecturer Message, Rangkuman Nilai, Jadwal Kuliah, Jadwal Ujian, Bebas Perpustakaan, Info Absensi, Pendaftaran Lomba Blog, Info Seminar, Portofolio (Tulisan), Portofolio (Tugas), Deposit Library, Warta Warga, Blog Komunitas Perbankan, Blog Komunitas Linux, Blog Komunitas Fotografi, Blog Komunitas Robotika, Blog Komunitas Arsitektur, Blog Komunitas Ekonomi Syariah, Blog Komunitas Pasar Modal.
2. Email
Seperti email di situs lain, Gunadarma juga menyediakan untuk setiap mahasiswa fasilitas email yang berdomain Gunadarma. Fitur email ini juga diberikan kapasitas sebesar 100MB.
3. Calendar
Memudahkan mahasiswa untuk mengatur jadwalnya.
4. Address Book
Berfungsi untuk menyimpan alamat-alamat penting yang ingin disimpan oleh mahasiswa.
5. Info Log
Berfungsi untuk menampilkan info log studentsite mahasiswa tersebut.
6. File Manager
Untuk mengelola file yang disimpan oleh mahasiswa yang bersangkutan.
7. Forum (UG Community)
Seperti layaknya fungsi forum-forum lainnya, Universitas Gunadarma juga mempunyai forum komunitas tersendiri untuk mahasiswa Gunadarma.
8. Bookmark
Dengan fitur ini mahasiswa dapat menyimpan alamat URL situs favoritnya agar mudah mengakses situs tersebut.
9. Polls
Sebagai fitur voting untuk mahasiswa.
10. Log Out
Untuk keluar dari id studentsite tersebut.
SUMBER : lopikir.blogspot.com
MANUSIA DAN CINTA KASIH
Menurut kamus umum bahasa Indonesia cinta adalah rasa saying ataupun rasa sangat kasih kepada seseorang atau sesuatu yg sangat menarik hati. Sedangkan kata kasih yg bermakna yaitu perasaan saying atau cinta kepada seseorang atau sesuatu yg menarik hatinya dan menaruh belas kasihan. Dengan demikian CINTA dan KASIH maknanya hampir bersamaan, namun terdapat perbedaan juga antara keduanya, namun cinta lebih mengandung pengertian mendalamnya rasa, sedangkan kasih mengandung arti yg lebih luas.
Cinta lebih memegang peranan penting dalam kehidupan manusia, sebab cinta merupakan landasan dalam kehidupan perkawinan dan pembentukkan keluarga, dan juga hubungan erat dalam bermasyarakat.
Cinta juga dapat diwarnai dengan kemesraan yang sangat menggejolak, tetapi unsure keintiman dan ketertarikannya yang kurang, dan cinta yang seperti itu dinamakan sebagai cinta yang pincang.
Cinta terbagi dalam 3 bagian, yaitu :
1). Cinta tingkat tertinggi adalah cinta terhadap Tuhan YME.
2). Cinta tingkat menengah adalah cinta kepada orang tua, anak, saudara seiman, dan yang lainnya.
3). Cinta tingkat terendah adalah cinta yang lebih mengutamakan cinta keluarga, keraqbat, harta dan tempat tinggal.
Manusia dan Cinta kasih sangatlah berhubungan, karna manusia sebagai ciptaan Allah yang paling sempurna sangatlah memerlukan kasih saying dan cinta dari siapa pun. Yang paling terpenting adalah, cinta kasih sangatlah berperan penting dalam kehidupan manusia, sebab cinta kasih merupakan landasan kelangsungan hidup manusia dan sangat berhubungan erat dengan Tuhan-Nya sehingga manusia menyembah Tuhan-Nya dengan ikhlas, mengikuti perintah-Nya dan berpegang teguh pada syariat-Nya.
Cinta lebih memegang peranan penting dalam kehidupan manusia, sebab cinta merupakan landasan dalam kehidupan perkawinan dan pembentukkan keluarga, dan juga hubungan erat dalam bermasyarakat.
Cinta juga dapat diwarnai dengan kemesraan yang sangat menggejolak, tetapi unsure keintiman dan ketertarikannya yang kurang, dan cinta yang seperti itu dinamakan sebagai cinta yang pincang.
Cinta terbagi dalam 3 bagian, yaitu :
1). Cinta tingkat tertinggi adalah cinta terhadap Tuhan YME.
2). Cinta tingkat menengah adalah cinta kepada orang tua, anak, saudara seiman, dan yang lainnya.
3). Cinta tingkat terendah adalah cinta yang lebih mengutamakan cinta keluarga, keraqbat, harta dan tempat tinggal.
Manusia dan Cinta kasih sangatlah berhubungan, karna manusia sebagai ciptaan Allah yang paling sempurna sangatlah memerlukan kasih saying dan cinta dari siapa pun. Yang paling terpenting adalah, cinta kasih sangatlah berperan penting dalam kehidupan manusia, sebab cinta kasih merupakan landasan kelangsungan hidup manusia dan sangat berhubungan erat dengan Tuhan-Nya sehingga manusia menyembah Tuhan-Nya dengan ikhlas, mengikuti perintah-Nya dan berpegang teguh pada syariat-Nya.
Langganan:
Postingan (Atom)