Minggu, 28 November 2010

BUDAYA PERKULIAHAN

MENYONTEK
Apa yang anda ketahui tentang “MENYONTEK” ? kalau menurut saya sih, menyontek adalah suatu tindakan yang formal, yang dilakukan sebagian orang apabila dalam keadaan terdesak seseorang tersebut tidak bisa menyelesaikan suatu tugas tertentu dengan tepat waktu. Tapi banyak orang yg tidak setuju dengan penjelasan pengertian tentang menyontek dr saya td. Ya… mungkin memang beda orang, yaa pendapatnya pun pasti berbeda.
Tidak di kalangan SD, SMP, dan SMA saja menyontek sering dijadikan kebudayaan. Tapi dikalangan Perkuliahan juga menjadikan “MENYONTEK” sebagai kebudayaan. Padahal menyontek adalah perilaku yg sangat merugikan berbagai pihak. Contohnya : jika ada seorang pelajar, yang sedang menghadapi ujian nasional atau UN. Salah satu dr mereka ada yg member contekan, jika disaat orang tersebut memberi contekan lalu ketahuan oleh pengawasnya. Maka habislah sudah si pemberi dan peminta contekan.
Ada berbagai macam alasan yg mengakibatkan seseorang memberi atau meminta contekan :
Pemberi contekan : 1. Kasihan karena teman dekat
2. Berjiwa solidaritas yang tinggi
3. karena ingin dibilang paling pinter, dll.

Peminta contekan : 1. Tidak bisa menjawab atau mengerjakannya
2. Dalam keadaan terdesak, dll.
Ada juga berbagai macam cara menyonteek yg efisien yaitu dengan menyembunyikannya dibawah sepatu, di salin di kertas kecil, lirik-lirik keteman sebelah, yang notabennya belum tentu temannya tersebut dapat menjawabnya.
Jadi jangan sekali-kalilah “MENYONTEK” dijadikan suatu kebudayaan di kalangan pelajar, boleh menyontek apabila sudah sama sekali tidak dapat menjawab atau mengerjakan suatu soal ujian atau kuis. Karna dapat merugikan banyak pihak termasuk kita yg member atau meminta contekan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar